(HALAQOH IQRO') Kali ini kita akan dapati kehebatan dari seorang Alim bernama Abu Bakar Al-Baqillani dalam mendebat kelompok - kelompok aneh lagi menyimpang. Suatu ketika terjadi sebuah perdebatan hebat antara Al-Baqillani dengan sekelompok ahli filsafat yang mengatakan bahwa "Hakekat itu tidak ada", perdebatan pun memanas dan tidak ada titik temunya. Akhirnya sebelum perdebatan ditutup, Al-Baqillani menyuruh muridnya untuk diam-diam mengambil keledai tunggangan lawan debatnya dan mengantinya dengan seekor kera yang diikat di tempat keledai milik lawan debatnya.
Apa yang terjadi? Ketika debat telah usai tanpa ada yang mau dikalahkan, dan masing-masing pun keluar dari majelis menuju kendaraan masing-masing (keledai dan kuda) tekejutlah orang-orang dari kelompok filsafat karena keledai menghilang dan hanya didapati seekor kera. Setelah mereka bertanya kepada Al-Baqillani mengenai ketiadaan keledai tunggangan mereka, maka Al-Baqillani pun berkata :
"Kau mencari keledaimu? Ya itulah keledaimu "
Mereka berkata :" itu hanya seekor kera, ayolah mana keledai kami"
Al-Baqillani menjawab : "itu keledaimu, pada hakekatnya tidak ada seekor kera itu, sebagaimana pendapat kalian. Itu adalah keledai kalian, cuman kalian membayangkannya menjadi seekor kera. Ayo silahkan diambil dan pulang"
Akhirnya mereka pun paham bahwa pendapat mereka dalam mengatakan "tidak ada hakekat sesuatu" adalah salah.
Diambil dari Kajian Syaikh Sholeh Sindi dalam syarh Risalah Tadmuriah di Masjid Nabawi dengan banyak perubahan dan penyederhanaan bahasa.
Ditulis di Madinah Munawwaroh

Tidak ada komentar:
Posting Komentar